Posts

Showing posts from June, 2016

Gangguan Etalase Mobil

Oleh: M. Nurfahrul Lukmanul K. (Mahasiswa Universitas Negeri Malang)             Jalanan yang sudah ramai seringkali menyulitkan pejalan kaki untuk berjalan di tepi jalan atau bahkan trotoar. Adanya etalase mobil bekas di tepi jalan juga menganggu ketertiban jalan. Saya sering menemui mobil dijual yang diparkir di tepi jalan begitu saja, terutama jalan alternative yang umumnya relatif sempit. Akibatnya jalanan menjadi terlihat semakin sempit dan menyulitkan kaum pedestrian terutama pejalan kaki.             Sebenarnya ada tiga dampuk buruk dari etalase mobil di tepi jalan. Pertama, menganggu lalu lintas, terutama menghalangi pejalan kaki dan mengurangi kapastsas jalan. Kedua, merusak mobil itu sendiri. Seringkali etalase mobil di tepi jalan malah membuat mobil tersebut semakin jelek karena sangat mudah berdebu dan kotor. Beum lagi kerusakan yang mungkin terjadi jika mobil tersebut bergesekan dengan kendaraan lain. Pasti itu akan membuat harga mobil semakin turun. Ketiga, men

Layani Penumpang dengan Hati

Oleh: M. Nurfahrul Lukmanul K. (Mahasiswa Universitas Negeri Malang)             Pernahkan anda hampir jatuh saat turun dari bus karena terburu-buru? Saya sering melihat pemandangan seperti ini ketika mudik hari raya tiba. Ketika mudik hari raya idul adha kemarin, saya prihatin melihat seorang perempuan terburu-buru turun dari bus. Saat dia menyadari bahwa dia salah tempat turun. Dia berteriak agar bus berhenti. Sialnya, kondektur bus sudah menutup pintu dan meninggalkan perempuan itu begitu saja. Padahal perempuan itu sebenarnya masih berhak naik bus tersebut, tetapi dia kurang diperhatikan oleh kondektur sehingga dia tersesat ketika turun.             Kejadian tersebut hanya satu dari sekian fenomena buruk ketika mudik hari raya. Padahal mudik hari raya itu memerlukan perjuangan besar mulai dari persiapan fisik dan mental. Jumlah penumpang yang meningkat tajam pada saat mudik hari raya seharusnya dimanfaatkan dengan bijaksana oleh perusahaan transportasi. Saya kerap mend