Posts

Showing posts from October, 2017

Bedah Kumcer ‘Tandak’ di Pameran Karya UKMP 2017

Image
Tahun ini saya ditugaskan untuk membedah buku kumpulan cerpen ‘Tandak’ karya Royyan Julian. Buku ini pernah memenangkan Sayembara Sastra Naskah Kumpulan Cerpen 2015 yang diselenggarakan Dewan Kesenian Jawa Timur. Saat itu buku ini cuma diterbitkan dan dicetak sebanyak 100 eksemplar saja. Buku ini akhirnya sudah dicetak ulang dengan kaver baru oleh Penerbit Pelangi Sastra Malang pada tahun 2017.                 Sangat menyenangkan bisa bertemu lagi dengan Mas Royyan (sapaan akrabku pada sang penulis). Kami sudah kenal akrab sejak 2011 saat kami sama-sama berjibaku di UKM Penulis Universitas Negeri Malang. Setelah mengeyam pendidikan di UM & UGM, Royyan Julian kini mengajar sastra Indonesia di Universitas Madura, Pamekasan. Pada tahun 2011 dulu, buku kumpulan cerpen pertama Royyan Julian berjudul Sepotong Rindu dari Langit Pleiades memenangkan sayembara buku kumcer Penerbir Indie Leutika Prio. Uniknya, saya juga bertugas membedah buku Mas Royyan pada acara yang

Saat Dongeng Terjebak dalam Kota

Image
Oleh: Moch. Nurfahrul Lukmanul Khakim, S.Pd., M.Pd (Dosen Sejarah, Universitas Negeri Malang)             Setiap kota punya dongeng yang menarik untuk diceritakan. Tapi yang lebih menarik lagi dongeng tentang manusia-manusia dalam kota itu sendiri. Bincang Buku ‘Dongeng Pendek tentang Kota-kota dalam Kepala’ karya Mashdar Zainal. Acara Kudap Buku ini kegiatan rutin Pelangi Sastra Malang yang diadakan di Kafe Pustaka pada Sabtu, 14 Oktober 2017.             Mashdar Zainal, baru saja menelurkan buku kumpulan cerpen kedua yang berjudul ‘Dongeng Pendek tentang Kota-kota dalam Kepala’ yang berisi dua puluh cerpen yang telah dimuat di berbagai media massa. Hanya satu cerita yang tidak diterbitkan media massa. Isi kumpulan cerpen ini lebih kompleks dan mengutamakan pada cerita yang lebih universal mengenai kegelisahan manusia-manusia bercengkrama dengan kota. Setiap cerpen punya riwayat dan proses kreatif yang panjang dan unik.             Buku ini dibedah oleh Prof. Djoko Sary

Apresiasi Jukir Jujur

Oleh: M. Nurfahrul Lukmanul Khakim ( Dosen Universitas Negeri Malang)             Apakah anda benar-benar yakin semua tempat parkir itu aman? Awalnya saya sering waspada dan diam-diam tetap mengunci setir motor saat parkir walau jukir (juru parkir) melarangnya. Akhir pekan bulan lalu, saya buka puasa bersama teman-teman di Matos. Saya lebih memilih memarkir motor di Tempat Parkir Pujasera Brawijaya karena lebih mudah dan efisien. Saya buru-buru menuju sebuah restoran agar dapat kursi untuk makan pada jam-jam sibuk mendekati waktu berbuka. Saya sudah duduk di restoran itu selama setengah jam. Ketika mencari kontak motor, saya kaget karena kunci motor ketinggalan saat saya mengunci helm di jok motor.             Buru-buru saya menuju tempat parkir dengan panik. Begitu mendapati kunci motor saya tak ada di motor, saya segera mendatangi jukir. Alhamdulillah, kontak motor saya sudah diamankan. Saya berterimakasih dan mengapresiasi kejujuran jukir tersebut. Sebelumnya saya dan kelua

Peluang Sejarah dalam Industri Kreatif

Image
Oleh: Moch. Nurfahrul Lukmanul Khakim, S.Pd., MPd (Dosen Jurusan Sejarah, Universitas Negeri Malang) Kuliah Tamu bertema ‘Jurusan Sejarah dan Peluangnya dalam Industri Kreatif’ yang diselenggarakan oleh Jurusan Sejarah Universitas Negeri Malang. Acara ini diselenggarakan oleh Jurusan Sejarah Universitas Negeri Malang pada tanggal; Kamis, 31 Agustus 2017 di Aula Ki Hadjar Dewantara Gd. I1 Fakultas Ilmu Sosial.  Acara ini menghadirkan Samantha Aditya Putri, S.S. selaku Ketua Komunitas Malam Museum Yogyakarta. Awalnya ini ide kegiatan ini berawal dari program kreatifitas mahasiswa yang didanai Universitas Gadjah Mada. IDari 48 Museum di DIY, baru 6 Museum yang mendukung program ini. bersama Samantha Aditya Putri, S.S  Anak muda sekarang jarang menyukai sejarah dan budaya karena kemasan yang ditampilkan kurang menarik, minat baca rendah, dan terkesan kuno. Komunitas ini ingin mengajak anak muda dan masyarakat pada umumnya untuk merubah fungsi museum dari subject oriented me

Inovasi Kreatif bikin Film Media Pembelajaran Sejarah

Image
Oleh: Moch. Nurfahrul Lukmanul Khakim, M.Pd (Dosen Sejarah, Universitas Negeri Malang)   moderator yang kece             Kondisi historiografi (penulisan Sejarah) di Indonesia masih kurang menarik, karena kebanyakan historiografi berbentuk artikel, jurnal, skripsi, tesis, disertasi dan buku. Hisotoriografi model seperti ini masih berada di ‘ruang pasif’ atau sedikit peminat. Jadi hasil pengkajian sejarah harus dibuat lebih menarik, agar berada di ruang aktif. Pengkajian sejarah yang menarik akan membuat masyarakat lebih melek sejarah. Workshop Media Pembelajaran ‘Mengemas Pembelajaran Sejarah Inovatif dengan Media Film’ diselenggarakan oleh Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Acara yang diikuti puluhan mahasiswa sejarah ini dilaksakanan pada Sabtu, 9 September 2017 di Aula Ki Hadjar Dewantara, UM.             Aan Rahmanto, Pembuat Film ‘Jogja Kembali’, selaku pemateri acara ini mengungkapkan kondisi perfilman Sejarah di Indonesia baik film foku