Temukan

Friday, April 1, 2016

Cegah Narkolema Lewat Sekolah



Oleh: M. Nurfahrul Lukmanul K.
(Mahasiswa Universitas Negeri Malang)

            Narkolema (Narkoba Lewat Mata) itu itu antara lain adalah pornografi yang berbahaya bagi siapa saja karena mudah diakses secara bebas terutama di internet dan media elektronik lainnya. Saya begitu kaget saat banyak kawan saya bilang bahwa mereka sudah menonton pornografi sejak sekolah dasar (SD) hingga berlanjut sampai kuliah. Narkolema itu memiliki dampak ganda bagi konsumennya, antara lain dampak pada diri sendiri maupun dampak di luar diri sendiri. Lantas bagaimana jika pelajar kencaduan narkolema?
            Dampak narkolema bagi dalam diri sendiri itu sangat serius karena memiliki efek seperti mengonsumsi narkoba. Narkolema dalam bentuk pornografi bisa menimbulkan kecanduan semu yang dapat merusak otak, terutama pada bagian PFC (Pre Frontal Cortex) yang berada tepat di balik kening manusia. Bagian otak PFC ini sangat penting karena berfungsi sebagai pengatur akhlak manusia, terutama memandu manusia dalam mengambil keputusan baik dan benar, serta berkonsentrasi. Menurut Kominfo RI jika kecanduan pornografi terus dibiarkan, maka akan merusak 5 bagian otak. Padahal efek narkotika dapat merusak 3 bagian otak. Pelajar yang mengalami hal ini tentu akan susah berkonstrasi dan merusak akhlaknya secara perlahan.
            Dampak narkolema bagi luar diri sendiri antara lain dapat mengarah pada pergaulan bebas, tidak menghargai norma pergaulan dan sopan-santun, bahkan mengabaikan esensi pernikahan. Hal ini lah yang memicu pacaran menyimpang, perselingkuhan, kejahatan seksual bahkan seks bebas yang sering terjadi di kalangan pelajar. Maka dari itu, sekolah perlu menegaskan kembali menegakkan pembinaan akhlak bagi siswa, terutama tentang pencegahan baahaya narkolema. Selama ini hanya bahaya narkorba yang dijadikan acuan dalam sosialisasi di sekolah, padahal narkolema juga lebih berbahaya. Orang tua di rumah dan guru perlu saling mendukung dalam memberantas narkolema dengan lebih melakukan pendekatan moral dan mental bagi pelajar. Mewajibkan pemasangan aplikasi pencegah pornografi di perangkat pelajar akan sangat membantu peredaran narkolema di internet.

dimuat koran Surya: Jum’at, 4 September 2015

No comments:

Post a Comment