Oleh: M Nur Fahrul Lukmanul Khakim Mahasiswa Sejarah Universitas Negeri Malang fahrul.khakim@yahoo.com Liputanku dimuat koran Surya, Oktober 2013 Benarkah menulis itu membutuhkan bakat? Ya, tapibakat hanya 5 % saja, selebihnya adalah kemauan yang keras. Begitu jawaban dari Pak Kurnia Effendi saat memberikan kuliah umum di Gedung E6, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang, 9 Oktober 2013. Ungkapan itu memantik semangat sekitar 50 para mahasiswa dan calon penulis muda untuk berani menulis. Kehadiran Kurnia Effendi pada siang hari yang sejuk itu membawa angin segar bagi mahasiswa UM yang awam menulis sastra dan memublikasikannya ke media massa. Dengan gaya santun dan ramah, beliau menegaskan bahwa tulisan yang bagus adalah komunikatif. Tak perlu mendayu-dayu, asal pembaca bisa menangkap isi dan pesan cerita dengan baik. Kurnia Effendi memiliki proses kreatif yang unik dari pada sastrawan nasional lainnya. Beliau cenderung mengoleksi banya...